Dampak Industri Pada Pariwisata

Pengembangan sektor pariwisata di Indonesia terus meningkat karena banyaknya wisatawan yang yang berlibur dan mengunjungi Indonesia. Pengaruh tersebut adakalanya sampai berdampak pada terjadinya pergeseran konstruksi ekonomi, soaial, budaya bahkan sampai pada bergesernya pranata sosial di daerah tersebut. Memang harus diakui, di era globalisasi saat ini, dimana kebebasan beraktifitas, berusaha dan berekspresi adalah mutlak merupakan hak asasi setiap orang, maka akulturasi dan asimilasi sangat mungkin bahkan mudah terjadi antara wisatawan sebagai pendatang dan penduduk pribumi sebagai tuan rumah.
Kini udara pun sudah ikut tercemar akibat banyaknya industri yang ada di Indonesia. seperti yang terlihat pada gambar, satu industri saja bisa mengeluarkan asap sebanyak itu dan mencemarkan udara, apalagi banyak. yang Hal ini akan berdampak pada kesehatan diri. mengingat kini juga sudah mulai banyak orang yang memakai kendaraan pribadi mereka sendiri tidak berboncengan, sehingga kini jalanan mulai macet dan tentunya banyak polusi udara. Hal itu seharunya di hindari, apalagi jika memakai mobil sendirian tidak ada siapun di dalam mobil kecuali sopir. Karena hal semacam inilah yang membuat macet dimana-mana. masyarakat Indonesia memang lebih cenderung menggunakan kendaraannya sendiri-sendiri meskipun satu arah misalnya dengan ayah atau ibu.
Selain udara, industri industri pariwisata juga mengotori perairan Indonesia. Wisata bahari seharusnya membentuk kesadaran tentang bagaimana menentukan sikap dalam melestarikan wilayah lautan dan pesisir untuk masa kini dan masa yang akan datang. Kegiatan pariwisata membutuhkan partisipasi dari wisatawan untuk mengembangkan konservasi lingkungan dan pemahaman mendalam tentang ekosistem laut dan pesisir. Selain udara, industri industri pariwisata juga
Dampak positif dan negatif dari aspek ekonomi yaitu :
Menambah devisa atau PAD. Membuka kesempatan berusaha. Menambah lapangan kerja. Meningkatkan pendapatan masyarakat dan pemerintah.  Mendorong pembangunan daerah.
Dampak negatif
:
Harga barang dan jasa pelayanan menjadi naik, karena banyaknya pengunjung atau wisatawan yang dianggap selalu membawa uang banyak.  Harga tanah naik akibat dari banyaknya para investor yang memerlukan tanah untuk pembangunan hotel dan sarana penunjang industri pariwisata
Sangat banyak sekali sampah yang terlihat di pantai ini. inilah akibat dari industri pariwisata terlalu banyak. Masih banyak orang yang tidak sadar akan kebersihan dan masih membuang sampah sembarangan maupun kelaut, akibanya akan berdampak pada mamalia lau. jika kita membuang sampah ke laut maka otomatis ikan akan makan sampah itu. seperti yang sering terjadi belakangan ini, yaitu tentang ikan paus yang mati karena menelan berton-ton sampah plastik. Awalnya orang-orang mengira mereka mati karena terlepas dari kawanannya, tapi ternyata saat di belah perutnya, yang ada hanyalah sampah plastik dan botol. selain itu, jika laut tercemar maka kalian juga akan makan daging ikan yang ikannya sudah memakan plastik.
Untuk mengurangi dampak negative d dari pariwisata, maka pariwisata harus dikelola dengan perencanaan yang baik seperti Sustainable Tourism Development atau sering disebut dengan Green Tourism, Soft Tourism, Alternative Tourism, dan Eco Tourism , managemen pariwisata yang peduli dengan masyarakat miskin ( Pro Poor Tourism ), dan community based tourism. dan jangan lupa juga menanam pohon/go green agar polusi udara tidak meningkat lagi, dan juga harus di imbangi dengan jumlah kendaraan bermotor.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started